Jumat, 18 Februari 2011

KOMPOS PLUS l PEMBUATAN KOMPOS + (Trichoderma sp) l PEMBUATAN KOMPOS + (Trichoderma sp)

PEMBUATAN KOMPOS + (Trichoderma sp)
Ketersediaan pupuk sebagai sumber unsur hara bagi tanaman adalah merupakan hal yang mutlak, agar tanaman menjadi sehat, tahan terhadap serangan OPT dan dengan demikian diharapkan mampu mencapai produksi yang optimal. Namun mengandalkan pupuk an organik untuk memperbaiki kesuburan tanah, selain mengganggu keseimbangan agroekosistem, juga akan menyulitkan petani bila persediaannya terbatas dan harganya relatif mahal.
Alternatif yang memberikan harapan bagi petani dalam mengatasi hal diatas adalah dengan memanfaatkan jerami padi sebagai kompos (pupuk organik). Dengan menggunakan agens hayati Trichoderma proses pengomposan dapat dipercepat, sehingga dapat dimanfaatkan oleh petani sesuai kebutuhannya dan dapat dilakukan dengan biaya yang lebih hemat dan mudah dilaksanakan.
Agens Hayati Trichoderma
Agens antagonis pathogen tumbuh yang telah banyak dikembangkan saat ini adalah Trichoderma. Cendawan Trichoderma efektif pada tanah masam, cendawan ini sangat menyukai bahan yang banyak mengandung selulosa. Trichoderma bersifat antagonis terhadap beberapa pathogen tular tanah, seperti fusarium.

Teknik Pembuatan Kompos Jerami
Bahan yang dibutuhkan adalah: 1) jerama 1m3, 2) Pupuk Urea 300 gram, 3) Pupuk TSP 150 gram, 4) Kapur 500 gram, 5). Trichoderma 1 kg, 6) Pupuk kandang 20 kg.
Cara pembuatan
• Jerami ditumpuk dipinggir pematang sawah dengan ukuran 1m3 (1m x 1m x 1m) yang dipadatkan
• Urea SP36, pupuk kandang dan kapur diaduk sampai rata.
• Jerami yang telah ditumpuk tadi dibagi atas 4 lapis masing-masing setebal 25 cm.
• Campuran pupuk kandang yang telah diaduk tadi ditaburkan diantara lapisan jerami setebal 25 cm, kemudian ditaburkan jamur Trichoderma.
• Tumpukan jerami yang telah diberi perlakuan tadi disiram dengan air sampai rata, kemudian tutup dengan plastic hitam.
• Satu kali dalam 10 hari tumpukan jerami dibalik dan diaduk untuk mempercepat proses pematangan kompos.
• Biarkan selama 3 minggu, jerami akan melapuk menjadi kompos dan siap untuk digunakan.

Cara aplikasi
Kompos jerami padi diaplikasikan di lahan dengan menaburkan secara merata pada saat sebelum tanam atau pengolahan tanah tahap dua.
Teknik perbanyakan Trichoderma
A. Media beras/jagung
Bahan: beras/jagung, bibit inokulum, air bersih.
Alat: dandang, kompor, klep matches, kantong plastik ukuran ¼ kg, kotak plastik, sendok teh, sendok makan, lampu spiritus/lilin, baskom, dan lain-lain.
Cara membuat:
• Beras/jagung dimasak menjadi nasi 1/3 matang kemudian dipindahkan kedalam baskom lalu masukkan kedalam kantong plastik 2 – 3 sendok makan setelah itu dibungkus dan digulung.
• Dikukus dalam dandang sampai ¾ matang (10-15 menit) saat air mendidih, angkat dan pindahkan kantong tersebut kedalam baskom/diatas meja yang bersih dan biarkan dingin.
• Inokulasikan bibit Trichoderma sebanyak ½ - 1 sendok the untuk setiap kantong nasi, kemudian tutup ujung kantong dengan klep matches dengan posisi vetikal terhadap kantong plastik tersebut lalu digoncang agar bibit merata pada nasi di dalam kantong.
• Tempatkan pada rak-rak yang tidak terkena cahaya matahari langsung, setelah 1 (satu) minggu sudah bisa diaplikasikan ke lahan.

B. Media dedak, Serbuk gergaji/sekam padi
Bahan: dedak padi, serbuk gergaji/sekam padi.
Alat: dandang, kompor, klep matches, kantong plastik ukuran ¼ kg, kotak plastic, sendok teh, sendok makan, lampu spiritus/lilin, baskom, dan lain-lain.
Cara membuat:
• Campur dedak padi dengan serbuk gergaji dengan perbandingan 1:1 di dalam baskom lalu siram dengan air panas sampai membentuk bubur dan biarkan selama 24 jam.
• Remas/peras bubur dedar agar airnya keluar lalu masukkan ke dalam kantong plastik ukuran ¼ kg sebanyak 3 sendok makan, lalu tutup plastic dan digulung.
• Dikukus dalam dandang selama 30 menit saat air mendidih lalu angkat dan pindahkan ke kantong yang berisi dedak tersebut ke dalam baskom/diatas meja yang bersih dan dinginkan.
• Inokulasikan bibit Trichoderma sebanyak ½ sendok teh untuk setiap kantong, tutup ujung kantong dengan klep matches dengan posisi vertical terhadap kantong plastik tersebut, kemudian digoncang agar bibit merata pada dedak di dalam kantong.
• Tempatkan pada rak-rak yang tidak terkena cahaya matahari langsung, setelah 1 (satu) minggu sudah bisa diaplikasikan ke lahan.
PEMBUATAN KOMPOS + (Trichoderma sp)
Kompos jerami
Kompos jerami mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap, memudahkan pertumbuhan akar tanaman, menyimpan air tanah lebih lama. Tanah menjadi gembur dan tidak padat, aerasi tanah bagus, penyimpanan unsur hara oleh tanaman menjadi lebih mudah. Menambah daya serap air dan memperbaiki kehidupan mikroorganisme dalam tanah. Harga relatif lebih murah dan dapat dibuat sendiri serta ramah lingkungan,
Trichoderma sp
• Sebagai aktifator /pengurai dalam pembuatan kompos.
• Mempercepat pematangan pupuk kandang: caranya 1 kg pupuk kandang mentah ditaburkan diatas 1 kg Trichoderma secara merata, dalam waktu 3 minggu siap digunakan.
• Mengendalikan OPT jamur tular tanah. Contoh: penyakit rebah kecambah Phytium sp, layu fusarium dan Phythopthora pada tanaman sayuran. Caranya masukkan kedalam lobang tanam 1 (satu) genggamTrichoderma 1 minggu sebelum tanam dengan cara menaburkan atau dicampur pada saat pemberian pupuk kandang.

Dari Berbagai Sumber.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar