Tampilkan postingan dengan label berita selebriti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita selebriti. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Februari 2011

Bona Paputungan Dapat Hikmah dari Dalam Bui

JAKARTA - Tak sedikit rekan yang kesal, karena Bona Paputungan kembali rukun dengan istrinya, Sarah Kudsasi. Justru Bona mendapat hikmah dari balik bui dan berterima kasih kepada istrinya.

“Tak sedikit yang tanya, kenapa ngana balik sama istri? Kan dia yang sudah jebloskan ngana ke penjara? Saya bilang, hikmah bos. Kalau bukan karena dia masukkan saya ke penjara, saya enggak ambil hikmahnya bos,” tutur Bona Paputungan ditemui di Gedung Highend, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Menurut pencipta/pelantun Andai Ku Gayus Tambunan ini, meskipun dia pernah menyakiti istrinya di malam tahun baru 2010 silam, tapi itulah titik balik dalam hidupnya. Ujian yang datang dilaluinya di balik jeruji besi Lapas Kelas IIA Kota Gorontalo.

“Saat saya masuk penjara, awalnya saya benci istri saya. Tapi setelah di dalam penjara, banyak hikmah yang saya ambil. Saya jadi semakin dekat sama Allah dan lebih tahu apa artis hidup sebenarnya,” paparnya.

Seks Aman, Lady Gaga Berbaju Bahan Kondom

LOS ANGELES - Lady Gaga terkenal dengan gaya berpakaiannya yang nyentrik. Pemilik hits Poker Face itu memakai baju dari bahan pembuat kondom, lateks.

Penyanyi dengan nama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta itu muncul di acara 'Good Morning America' sebagai juru bicara untuk kampanye kosmetik raksasa Mac Viva Glam, yang tengah menggelar acara penyumbangan dana untuk memerangi HIV di seluruh dunia.

Ketika duduk dan menjawab pertanyaan host Robin Robert, Gaga menuturkan tentang baju yang dipakainya pada acara Grammy Awards 2011 yang terbuat dari lateks.

Empat Personel SM*SH Terpaksa Cuti Kuliah

JAKARTA - Demi konsentrasi menjalani karir di industri musik, empat personel SM*SH terpaksa cuti kuliah satu semester.

“Kebetulan yang kuliah ada empat. Kita ambil cuti satu semester. Yang SMA, harus pintar-pintar bagi waktu,” ungkap Rafael, ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Bagaimanapun, dia mengaku ada kesulitan bagi personel SM*SH yang masih berstatus pelajar SMA untuk membagi waktu. Bahkan yang kuliah juga merasakan hal sama, sehingga mereka memutuskan cuti.

“Kesulitan pasti ada, terutama cara bagi waktunya. Tapi manajemen sudah mengatur semua,” imbuh Rafael.

Tujuh cowok yang namanya melambung lewat single I Heart You ini bersyukur, manajemen telah mengatur jadwal kegiatan sekolah dan manggung mereka dengan baik.

“Karena masih ada yang SMS manajemen, minta waktu pas akhir pekan untuk manggung,” pungkas Rafael.(nov)

Jaycee Chan Semarakkan Bulan Penuh Cinta 'Celestial'

JAKARTA - Menyemarakkan bulan penuh cinta Februari, aktor yang juga penyanyi pop Mandarin, Jaycee Chan akan hadir dalam film komedi romantis berjudul Break Up Club, di 'Celestial Movies' pukul 20.00 WIB, Minggu, 27 Februari 2011.

Dalam film karya sutradara perempuan Barbara Wong ini, Jaycee, putra dari bintang laga asal Hong Kong Jackie Chan dan aktris Taiwan Joan Lin Feng-Jiao ini, akan bermain dengan Fiona Sit, aktris yang juga dikenal sebagai penyanyi pop Canton.

Mereka akan menjadi pasangan kekasih. Film yang menggunakan teknik kamera handheld ini terasa hidup, karena menggambarkan dokumentasi nyata dari alur cerita romantisme Joe (Jaycee Chan) dan Flora (Fiona Sit).

Break Up Club merupakan kali kedua pertemuan Jaycee dan Fiona setelah 2 Young. Film ini mengalir dipenuhi adegan nyata dan menggambarkan naik turunnya hubungan cinta sepasang kekasih.

Tak Ada Film Asing, Pengusaha Bioskop Bingung

JAKARTA - Perginya distributor film asing di Indonesia menyisakan masalah tersendiri bagi pengusaha bioskop di Tanah Air. Mereka mengaku prihatin atas diberlakukannya bea masuk atas hak distribusi film asing.

"Kami dari pihak 21 Cineplex merasa sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi sekarang ini. Kami prihatin atas keputusan pihak asing yang tidak mau lagi mendistribusikan film asing ke Indonesia," keluh juru bicara 21 Cineplex, Noorca M Massardi saat dihubungi lewat telepon, Jumat (18/2/2011) malam.

Ketiadaan film asing itu menurut Noorca, akibat Motion Pictures Asscociation (MPA), organisasi yang mewakili perusahaan film Amerika memutuskan berhenti mendistribusikan filmnya ke Indonesia. Praktis, bioskop hanya mengandalkan film lokal sebagai barang dagangannya.

"MPA sudah ada koordinasi dengan pihak bioskop 21. MPA itu menolak, karena sebelumnya sudah ada negosiasi dan argumen tentang keberatan ketentuan itu. Tapi keputusan itu tetap diberlakukan mulai Januari kemarin," sesalnya.

Pihak 21 Cineplex hanya bisa berharap pihak bea cukai meninjau kembali keputusan yang mengancam industri bioskop Indonesia itu. Jika keputusan itu dicabut, maka dia yakin MPA akan kembali mendistribusikan filmnya ke Indonesia.